RSS

Manakala Tone Tak Terdengar

25 Jun

Manakala bunyi tone tak terdengar, ketika bunyi phone juga tak terdengar, dan ketika indikator signal tak terlihat. Sebagai manusia, banyak spekulasi-spekulasi yang muncul dalam diri, baik negatif maupun positif, dan itu sangat dan sangat “morseawi” karena morser juga manusia. Namun tulisan ini merujuk kepada spekulasi positif, karena bermain morse (baca: kode morse) adalah sebuah totalitas diri. Jadi ketika satu rekan tidak “memancur” – menurut istilah om kaka YD1EDE. Kemudian diikuti dengan rekan-rekan yang lain, maka hal itu harus dan harus dipahami secara positif, termasuk nomor-nomor telepon genggam yang turut tidak aktif, itu juga harus diaminkan dengan baik dan benar.

Kerinduan terhadap bunyi kode morse, adalah juga kerinduan terhadap sosok pengetuk dalam konteks komunitas penyuka & pencinta kode morse. Cerita-cerita serius, komen-komen terhadap kejadian teranyar dinegeri ini, lelucon dan canda, selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan, ketika jemari-jemari lentik harus diistirahatkan.

Namun kini hal tersebut jarang terjadi lagi. Ini adalah kondisi nyata terkini yang harus kita terima dan pahami, sebagai bagian dari sebuah totalitas diri karena “morse bukan sekadar bunyi tetapi sebuah jiwa”. Selamat beraktivitas bagi yang menjalankannya & selamat berakhir pekan bagi yang merayakannya. …. Salam Hangat dari “pegede”.-

 
5 Comments

Posted by pada 25 Juni 2011 in Amatir Radio

 

5 Responses to Manakala Tone Tak Terdengar

  1. ecachayank

    25 Juni 2011 at 9:16 PM

    Bunyi tone & bunyi phone sedang b’ada di luar jangkauan area :D

     
  2. pat3adri

    26 Juni 2011 at 1:32 PM

    Hanya terdengar suara rekaman operator ………. “tone yang anda tuju sedang off, silahkan mencoba beberapa saat lagi…”

     
  3. Muhammad Anas

    10 Juli 2011 at 1:44 PM

    Om Patri Adri selamat siang, salam kenal dari saya. Saya Muhammad Anas, callsign YD3PMS, dari lokal mojokerto Jawa Timur. Saya jg penggemar morse tp masih pemula, saya baru belajar morse setidaknya dalam satu tahun terakhir dan tertarik dengan artikel anda. Mudah2an suatu saat kita bisa bertemu di frekwensi ataupun di darat sehingga anda bisa share pengalaman anda ke saya. Namun jg tdk terlalu sering on line di facebook atau yang lainnya. Salam hormat untuk anda dan keluarga dari saya. 73, bye.

     
  4. ellin herlina

    10 Juli 2011 at 2:08 PM

    balas dong om pa3 ada yg mw share tentang morse, wah bisa seru tuh nanti dunia pemorsean khan jadi asik bukan? harapanku semoga az para penggemar morse bnyk bermunculan sehingga freq jadi ramai dengan suara tone n dikau jd harus lebih waspada krn asuransi jemari hrs segera di perpanjang ok? salam n cu 73 wpm

     
  5. pat3adri

    10 Juli 2011 at 8:48 PM

    Om Anas. .. selamat malam. Saya menyapa dengan nama ini, karena nama tersebut sedang hangat dan berhubungan dengan partai berkuasa, yang kata sebagian orang tengah terjadi perpecahan dari dalam….. hahahaha…. maaf bercanda.
    Terima kasih untuk kesediaan membaca tulisan-tulisan saya.
    Sebagai penyuka & pencinta kode morse, saya sangat “berbahagia” karena Om Anas sudah “terracuni” oleh virus indah yang terdiri dari titik dan garis. Dan akan menjadi sebuah kebahagiaan yang lebih besar lagi kalau suatu ketika saya bisa ketemu di darat dengan Om Anas, dan kita bisa bercanda ria, ataupun berbagi cerita tentang dunia kode morse.
    Salam hangat dari Pulogadung.
    de YD0MFW

     

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.